Lampion kertas Tiongkok bukan hanya sumber cahaya, tetapi juga simbol kebahagiaan, kemakmuran, dan warisan budaya Kekaisaran Langit yang telah berusia berabad-abad. Produk elegan ini menghiasi festival, kuil dan rumah, dan polanya menyimpan pesan rahasia. Dalam artikel ini Anda akan mempelajarinya:
✔ Sejarah lentera Tiongkok - dari zaman dahulu hingga sekarang.
✔ Pentingnya pola tradisional (naga, bunga, hieroglif).
✔ 5 jenis lampion dan perannya dalam budaya.
✔ Cara membuat lentera otentik dengan tangan Anda sendiri.
✔ Aplikasi modern dalam dekorasi dan perayaan.
🏮 Sejarah lentera kertas Cina
Asal-usul (abad ke-3 SM)
Referensi pertama untuk lentera ditemukan dalam kronik era Han. Lentera itu digunakan:
- Di kuil Buddha, untuk menerangi altar.
- Dalam militer, ini untuk memberi sinyal.
- Istana kekaisaran sebagai simbol kekuasaan.
Masa kejayaan (abad ke-10 Masehi)
Selama Dinasti Tang, lampion mulai dihiasi dengan sutra dan lukisan. Muncul:
- Mengambang - diluncurkan selama Festival Qingming.
- Celestial - cikal bakal balon udara.
Modernitas
Saat ini, lentera adalah sesuatu yang wajib dimiliki:
- Festival Musim Semi (Tahun Baru menurut kalender lunar).
- Festival Lentera (Hari ke-15 pada bulan pertama).
- Pernikahan dan memulai bisnis.
🎨 Simbolisme pola
Setiap elemen pada lentera memiliki makna yang mendalam:
1. Naga
- 9 kelompok - simbol kaisar.
- Dengan mutiara - kebijaksanaan dan keabadian.
2. Phoenix
- Berpasangan dengan naga menandakan keharmonisan antara maskulin dan feminin.
3. Bunga
| Tanaman | Signifikansi |
|---|---|
| Peony | Kekayaan dan kebangsawanan |
| Lotus | Kemurnian dan pencerahan |
| Plum | Ketangguhan dalam menghadapi kesulitan |
4. Hieroglif
- 福 (fú) - "kebahagiaan" (sering kali dibalik - "kebahagiaan telah datang").
- 寿 (shòu) - "umur panjang".
🏮 5 jenis utama lentera Cina
1. Meriah (红灯笼)
- Warna: merah (menangkal roh jahat).
- Bentuk: bulat atau silinder.
- Tempat menggantung: di pintu masuk rumah.
2. Surgawi (孔明灯)
- Diciptakan oleh ahli strategi Zhuge Liang..
- Dimulai dengan lilin yang menyala di dalamnya.
3. Istana
- Bahan: sutra + berlapis emas.
- Pola: naga dan burung phoenix secara eksklusif.
4. Buddha
- Warna: kuning (simbol bumi).
- Tulisan: mantra.
5. Anak-anak
- Bentuk: kelinci, ikan, bunga.
- Gunakan di Festival Pertengahan Musim Gugur.
✂️ Kelas master: lentera tradisional dengan tangan Anda sendiri
Bahan:
- Kertas beras merah.
- Kabel fleksibel (untuk bingkai).
- Lem berbahan dasar tepung beras.
- Kuas dan cat emas.
Tahapan:
1. Membuat kerangka kerja
- Tekuk kabel menjadi 2 lingkaran yang sama besar.
- Hubungkan mereka dengan 4 busur vertikal.
2. perekatan
- Gunting kertas berbentuk persegi panjang (tinggi = tinggi lentera + 2 cm).
- Oleskan lem pada bagian tepinya.
- Bungkus di sekeliling bingkai, lipat kelebihannya ke dalam.
3. Lukisan
- Gambarlah pola dengan pensil.
- Jiplak dengan cat emas.
- Tambahkan jumbai benang.
💡 Aplikasi modern
1. Dekorasi interior
- Komposisi yang ditangguhkan dalam gaya fusi.
- Kap lampu dengan perforasi geometris.
2. Pernikahan
- Jalur lentera menuju ruang perjamuan.
- "Pohon Harapan" dengan lentera mini yang menggantung.
3. instalasi seni
- Sebagai contoh, proyek "1000 Lentera Dunia" di Shanghai.
🌍 Di mana bisa membeli lampion asli?
- Chengdu (Sichuan) - bingkai bambu terbaik.
- Pasar Liulichang Beijing - pilihan antik.
- Toko online:
-
AliExpress (lebih murah tetapi kualitasnya lebih rendah).
-
Chinahao (pemasok terverifikasi).
-
📜 Fakta menarik
- Lentera terbesar Tinggi 35 meter (Guangzhou, 2019).
- Hong Kong tetap mempertahankan teknik kertas 12-lapis untuk ketahanan terhadap air.
- Pola di Provinsi Zhejiang dipotong dengan laser hingga akurasi 0,1 mm.

Lentera kertas Cina - adalah jembatan antara masa lalu dan masa kini. Cobalah untuk membuat jembatan Anda sendiri - dan semoga jembatan ini membawa keberuntungan bagi Anda!

Ingin mempelajari topik ini lebih dalam? Dalam artikel berikut ini. "Lentera Jepang: apa bedanya dengan lentera Cina"! 🎎🎏










